You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Kesbangpol Jakpus dan Mafindo Bahas Mitigasi Hoaks Pilgub 2024
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Kesbangpol Jakpus dan Mafindo Bahas Mitigasi Hoaks

Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kebangpol) Jakarta Pusat bersama Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo), menggelar pembahasan mitigasi mencegah informasi dan berita hoaks saat pelaksanaan pemilihan umum Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2024.

Mencegah berita hoaks dan ujaran kebencian menjelang Pilgub 

Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Rapat Suban Kesbangpol, Lantai VI Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, dihadiri perwakilan dari Suku Dinas Pendidikan Wilayah I dan II Jakarta Pusat, Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfotik), Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Pusat.

Kepala Suku Badan Kesbangpol Jakarta Pusat, Rahmat Hidayat mengatakan, pertemuan ini juga dalam rangka memperkenalkan Mafindo kepada OPD  terkait dalam pemberian pemahaman literasi hoaks dan ujaran kebencian. Sehingga mereka nantinya bisa berperan menangkal dan meminimalisir dampak hoaks saat pemilu kepala daerah.

Diskominfotik Adakan Seminar Literasi Digital Lawan Hoaks SARA

"Intinya OPD terkait bisa berkolaborasi dengan Mafindo dalam mencegah berita hoaks dan ujaran kebencian menjelang Pilgub mendatang," katanya, Kamis (27/6).

Partnership Tular Nalar Mafindo Jakarta, Erie Heriyah menyatakan, edukasi melawan hoaks sangat diperlukan untuk menekan disinformasi misinformasi dalam Pilgub. Hal itu agar tidak sampai terjadi hasutan dan ujaran kebencian meluas di tengah masyarakat.

"Kita punya program Tular Nalar yang menyasar kepada Gen Z pemilih pemula, dan lansia. Ada namanya sekolah kebangsaan dan akademi digital lansia," jelasnya.

Dilanjutkannya, dalam program Tular Nalar masyarakat diedukasi terkait apa itu hoaks, ujaran kebencian dan literasi digital. Kemudian dengan dengan pemahaman itu mereka bisa memfilter informasi dan berita tentang kepemiluan agar bisa memutus hoaks.

"Mereka akan tahu bahwa tidak semua informasi yang didapat bisa dipercaya dan disebarkan kembali," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1371 personAnita Karyati
  2. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye979 personDessy Suciati
  3. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye807 personFakhrizal Fakhri
  4. Hujan Bakal Basahi Jakarta Hari Ini

    access_time28-01-2026 remove_red_eye743 personDessy Suciati
  5. Sudinhub Jaksel Tindak Parkir Liar di Jalan Ciledug Raya

    access_time28-01-2026 remove_red_eye740 personTiyo Surya Sakti
close